14 Mar 2012

Belajar dari Lebah

LEBAH
Pendekatan kepada alam itu penting selain yang terutama yaitu pendekatan kepada Allah dan sesama manusia. Lingkungan alam sekitar perlu diperhatikan, perlu dipedulikan pula. Salah satu metode agar anak dekat dengan alam adalah memberikan contoh-contoh kehidupan di alam dengan pendekatan pengamatan langsung. Lebah menjadi salah satu hewan ciptaan Allah yang paling mudah dipelajari dan banyak sekali pelajaran yang bisa kita ambil dari hewan ini. Dalam al-Qur'an Surat an Nahl ayat 68, Allah SWT berfirman :
Dan Tuhan mewahyukan kepada lebah : "Bersaranglah dibukit-bukit, dipohon-pohon kayu, dan bangunan-bangunan lain yang dibuat oleh manusia."
Kemudian dalam ayat 69 :
Dan makanlah olehmu bermacam-macam sari buah-buahan serta tempuhlah jalan-jalan yang telah digariskan Allah dengan lancar. Dari perut lebah itu keluar minuman berupa madu yang bermacam warnanya. Di dalamnya terdapat obat mujarab untuk manusia. Sesungguhnya pada hal demikian terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang mau memikirkan. 
Ayat ini sangat baik sebagai pelajaran bagi anak-anak, apalagi kita bisa mengemasnya dalam suasana yang menyenangkan. Secara sains sangat menarik mempelajari lebah dan madu yang dihasilkan. Secara pendidikan karekter bisa diambil bagaimana lebah dalam memberikan manfaat bagi manusia. Untuk geografi bisa dicontohkan bagaimana kemampuan lebah bisa mencari jalan pulang tanpa sesat walaupun terbang jauh ke gunung dan lembah serta hutan. Secara ekstra kurikuler, bisa membuat gambar karikatur lebah yang lucu atau tempat pensil dll dengan bentuk seperti lebah. Secara matematika bisa dikenalkan bentuk geometri segi enam sebagai bentuk sarang lebah yang dianggap paling efisien.

Beberapa pelajaran yang bisa dicerna anak terhadap lebah :

13 Mar 2012

Sunda Malaysia

  Sunda oh Sunda

Setelah beberapa hari cukup berjuang mengembalikan template blog aku yang sempat rusak, akhirnya sekarang sudah cantik lagi blogku.. Alhamdulillah...... Awalnya sempet pening juga mikirin gimana memperbaikinya lagi, susah tapi akhirnya bisa bikin lebih baik lagi...

Hmmm... Lesunya terobati dengan activity baruku dengan teman-teman nan jauh disana.. Dari malaysia dan dari Kuningan.. Belajar bahasa Sunda dan bahasa Melayu.. Aseeekk Aseeekkk.... Pengen tau aku pake' bahasa Sunda dan Melayu?? Hehehehe,,, Hayu Ngadengekeun.. Abdi tiasa basa Sunda saeutik... Jom!!



Tiasa maos obrolan abdi pan?? Eta teh obrolan abdi sareng rerencangan abdi yang pintar nyarios basa Sunda.. Anjeuna teh namina Yoga.. Yoga teh rerencangan caroge abdi.. Yoga ayeuna jadi guru basa Sunda abdi.. Lucu nya obrolan urang... hehehe..

Pada ngerti nggak bahasaku diatas?? Aku translete ke Malaysia saja ya,,,

Bisa bace perbualan saya kan?? Itu perbualan saya dengan kawan-kawan saya yang pintar bahasa Sunda. Dia namanya Yoga.. Yoga itu kawan suami saya lah.. Yoga sekarang menjadi guru bahasa Sunda saya lah.. Comel tak perbualan kita orang?? hehehe ^_^

Tuh.. Kan... aku sudah bisa dua bahasa lagi... belajar dari teman-teman jauhku.. Alhamdulillah,, Senangnya bisa belajar bahasa Malaysia dan Sunda.. Aseeekkk.... Kita belajar lebih dalam lagi.. Yukkk...



11 Mar 2012

Ke Surga atau Ke Neraka??

  Berguru Pada Matematika



Iseng-iseng buka Facebook, dan yang pertama muncul adalah posting dari Bapak Sakir. Beliau adalah dosen Matematika di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (Dosenku sekaligus Kajur ^_^). Membaca sejenak, sepertinya menarik untuk di buat Entry terbaruku, menambah Ilmu dan pengetahuan Blogger sekalian,, Yukkk kita baca dan meresapi..



Surga adalah tempat segala kebaikan dan tempat kembali orang-orang yang beramal baik (amal sholeh) dilandasi keimanan yang kuat. Neraka adalah tempat segala keburukan dan tempat kembali orang-orang yang beramal buruk. Surga adalah wilayah kepositivan dan neraka adalah wilayah kenegativan.

Surga adalah tempat kembali bagi golongan kanan dan assabiqunal awwalun, sedangkan neraka adalah tempat kembali bagi golongan kiri. Surga adalah tempat kembali bagi yang menerima kitab amalnya dengan tangan kanan, dan neraka adalah tempat kembali bagi yang menerima kita amalnya dengan tangan kiri.

Surga adalah wilayah positif, dan neraka adalah wilayah negatif.
Surga adalah wilayah kanan, dan neraka adalah wilayah kiri.

Mari kita melihat garis bilangan real. Matematikawan dan pendidik matematika menggambar dengan menempatkan bilangan positif di sebelah kanan dan bilangan positif di sebelah kiri. Kesepakatan ini dari mana datangnya?

Manusia dilahirkan dalam kondisi fitrah, tidak membawa apa-apa, apalagi membawa dosa yang diwariskan dari leluhurnya.
Manusia lahir dan menempati titik nol. Ia tidak di wilayah positif, dan tidak di wilayah negatif. Hanya, dalam perjalanan kehidupan selanjutnya, ia akan menghadapi dua pilihan, mau melangkah ke kanan atau melangkah ke kiri. Melangkah ke arah positif atau melangkah ke arah negatif.

Islam menjelaskan bahwa manusia dicipta oleh Dzat Yang Maha Positif, dari sesuatu yang positif, di wilayah positif, dan seharusnya kembali ke tempat yang positif. Dengan demikian, maka selayaknya tatapan mata dan langkah manusia adalah ke arah kanan, ke arah positif, ke arah surga, ke arah Tuhan.